Ming. Des 5th, 2021
Game mod dota auto chess

Setelah kemarin sempat menjadi di antara game mod dalam DOTA 2 dengan nama DOTA Auto Chess. Game inipun semakin populer dengan sukses menampung lebih dari 10 Juta pemain hanya dalam waktu sejumlah bulan saja. Melihat urusan tersebut, Drodo Studio selaku developer game itu mengambil tahapan dengan menciptakan game Auto Chess versi mereka sendiri.

Drodo Studio-pun berkolaborasi dengan DragonNest studio mengembangkan Auto Chess mereka dalam platform Mobile tanpa membawa embel-embel DOTA sedikitpun. Dengan gameplay yang terbilang baru dan unik, Auto Chess bakal membawamu ke pengalaman adu strategi yang belum terdapat sebelumnya.

Awal awal game pemain bakal memilih bidak yang terdapat dalam “Recruit Pieces”, dan membelinya dengan koin yang ada cocok dengan yang dimiliki. Lalu bidak itu masuk ke dalam arena yang berukuran 8×8 dan saat waktu mundur sudah habis, maka secara otomatis bidak bakal bertarung melawan bidak musuh yang terdapat di arena.

Game mod dota auto chess dalam permainan

Dalam satu permainan, bakal terdiri dari 8 game yang setiap akan membuat strategi cocok bidak yang dimiliki. Setiap rondenya pemain bakal bertarung dengan lawan yang berbeda-beda dari 8 pemain yang terdapat di dalam game. Jika pemain tidak berhasil bertahan dari serangan lawan, maka secara otomatis pemain akan terpapar damage dari lawan cocok poin dari saldo bidak lawan yang terdapat di arena.

Para pemain nantinya diberi 100 poin dan mesti mempertahankannya di masing-masing rondenya. Jika pemain kehabisan 100 poin tersebut, maka pemain bakal terhitung kalah dan terbit dari permainan. Pemain sendiri bakal dihitung menang bila sukses menduduki posisi 1 sampai 4.

Uniknya, game ini mempunyai cukup tidak sedikit chance yang memungkinkan pemain dapat membalikkan suasana walaupun poin yang dipunyai pemain bermukim sedikit. Jadi pemain mesti pintar-pintar menata strategi dalam bermain.

Walaupun versinya sendiri, tetapi desain dari bidak itu tidaklah lepas dari game pendahulunya di DOTA Auto Chess. Bidak disini sendiri masih terbilang similiar dengan Hero DOTA 2 meskipun dengan nama yang bertolak belakang atau justeru sedikit menyebut dengan Hero DOTA 2.

Walaupun begitu banyaknya variasi ras dan ruang belajar di game ini, memungkinkan pemain guna dapat membuat strategi-strategi yang dapat dipakai untuk dapat bertarung melawan musuh. Auto Chess terdiri dari 13 ras, laksana Goblin, Spirits, Marine, Egersis, Dwarf, Beast, Human, Dragon, Cave Clan, Feathered, Glacier, Demon, dan Kira. Sedangkan untuk ruang belajar sendiri terdapat 10 ruang belajar yang terdiri dari Mech, Warlock, Hunter, Mage, Druid, Knight, Shaman, Assassin, Warrior, dan Witcher.

Ranked Mode dalam Auto Chess sendiri ada selama 6 tingkatan yang dapat dicapai oleh pemain. Mulai dari Pawn (Pion), Knight (Kuda), Bishop (Perdana Menteri), Rook (Benteng), King (Raja), dan yang terakhir Queen (Ratu). Masing-masing rank mempunyai 9 tingkatan sebelum dapat berganti bidak (seperti dari Pawn ke Knight). Namun guna King sendiri hanya mempunyai 3 tingkatan saja sebelum melaju menjadi seorang Queen.

Sedangkan guna Battle Pass sendiri Auto Chess menawarkan sekian banyak macam hadiah laksana Candy dan Donuts serta beragam item khusus yang hanya dapat ditemui di dalam Battle Pass.

Untuk grafis sendiri Auto Chess telah terbilang smooth dalam eksekusinya, dengan desain karakter Chibi sehingga tidak banyak orisinil walaupun masih menyenggol desain dari DOTA tersebut sendiri. Yang paling disayangkan Auto Chess masih dengan suara dub berbahasa China yang mungkin untuk sebagian orang terdengar paling asing.

Ditambah Auto Chess sendiri memberi batas pemainnya guna mendapati Candy dalam perminggunya, sampai-sampai untuk mengerjakan gacha paling sulit dilaksanakan jika pemain rajin kemungkinan hanya dapat dilaksanakan sekali dalam seminggu. Pemain sendiri hanya diizinkan mendapat 70 Candy sekitar seminggu sementara untuk gachanya sendiri dibanderol dengan 88 Candy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *